Saturday, 28 June 2014

PERKEMBANGAN TERBARU MUJAHIDIN

Seorang pegawai tinggi di Jamaah Daulah Islam
Irak dan Syam atau Islamic State of Irak and
the Sham (ISIS), Abu Bakar Al Janabi
mengatakan bahwa operasi peperangan yang
dilakukan oleh Daulah melawan pasukan
pemerintahan untuk menguasai Mosul, ia
mengatakan bahwa mantan wakil perdana
menteri ‘Izzat Ibrahim Ad Duri “bekerjasama
dengan kami untuk mencapai tujuan yang
sama, dan hingga kini ia tidak melakukan
tindakan apapun yang menyebabkan keraguan
pada kami, namun posisi Daulah ada di atas
angin”.
Dalam sebuah pertemuan khusus, Al Janabi
berkata : “Yang bekerjasama dengan kami
dalam penyerangan adalah pasukan
Naqsabandiyah, Jaisy Mujahidin, Jaisy Islami”.
Ia mengatakan bahwa Daulah bersama-sama
mereka menjadi “satu kesatuan yang besar”
dan “kami bekerjasama dengan mereka”.
Ia mengatakan bahwa kalangan Naqsabandiyah
dan Parti Ba’ts Iraq berbeda dengan Ba’ts
yang ada di Syria yang tidak faham Islam.
Ba’ts Iraq percaya akan ideologi Arabisme dan
penaklukan-penaklukan Islam, mereka
menjalankan agama Islam, mereka
menunaikan shalat dan menjalankan puasa,
kebalikan dari yang ada di Suriah.
Ia berkata : “Pihak-pihak lain yang sebelumnya
memerangi Daulah kini mulai bergabung
dengan kami, seperti Anshar Islam”. Ia
menambahkan bahwa komandan-komandan
yang berada di Daulah Islamiyyah kebanyakan
adalah para komandan militer veteran yang
memiliki koneksi dengan mantan komandan
lainnya sehingga dapat lebih memudahkan
urusan (penaklukan).. ..lagi
Ia menganggap bahwa keputusan Obama untuk
membantu pemerintahan Iraq baru akan
terlihat seperti peperangan Amerika dan Al
Maliki melawan kaum ahlus sunnah di Iraq, ia
memandang bahwa “peperangan di dua front
sekaligus, Suriah dan Iraq tidak akan
melemahkan Daulah, karena masing-masing
front dipisahkan dalam pengaturannya”.

No comments:

Post a Comment